Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; force_gzip has a deprecated constructor in /home/ipmjaten/public_html/wp-content/plugins/force-gzip/force-gzip.php on line 51
Archives
Warning: A non-numeric value encountered in /home/ipmjaten/public_html/wp-content/themes/Divi/functions.php on line 5837
Dakwah Pelajar di ERA 4.0

Dakwah Pelajar di ERA 4.0

ipmjateng.or.id, SOLO-Seminar Teras Literasi Era 4.0 diadakan oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah, yang dilaksanakan di gedung Pasca Sarjana lantai 5 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sabtu (21/7).

Kegiatan tersebut dihadiri 500 pelajar yang berasal dari cabang IPM se-Kares Solo, alumni IPM Jawa Tengah, serta perwakilan daerah se-Jawa Tengah. Hadir selaku narasumber pertama Azaki Khoirudin Sekretatis Jendral Pimpinan Pusat IPM periode 2014-2016 serta narasumber kedua Velandani Prakoso ketua PP IPM periode sekarang.

Ahmad Basyiruddin Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah mengatakan bahwa setelah diadakan seminar, para pelajar bisa menjalankan aktivitas gerakan dakwah yang mempunyai makna dan karya nyata diera generasi milenial yang serba media.

“IPM harus bisa dakwah dengan model yang sangat menarik tanpa ada banjiran kebencian orang-orang yang tidak menyukai islam. Sehingga IPM harus melahirkan kader yang banyak followers terus viral dengan dakwahnya,” ungkap penulis buku Al Ashr.

Dalam kesempatan itu, Azaki mengajak peserta untuk bisa mengenal lebih dalam tentang generasi era 4.0, dimana zaman serba teknologi. Kemudian IPM akan menjejaki zaman yang sangat produktif dikarenakan teknologi yang canggih. Didasari dengan ilmu Al Qur’an ditambah dengan sains penelitian.

“Model berfikir generasi berkemajuan (IPM) diharap bisa memunculkan etos bekerja keras, dan kunci dari ini adalah pemanfaatan waktu sebaik mungkin, kerja yang lebih keras dan memanfaatkan teknologi sebaik mungkin,” ungkapnya.

Velandani menyampaikan bahwa kader IPM berkolaborasi menjadi generasi yang berkemajuan, lebih memilih peran banyak di generasi milineal. Pada cotohnya diera sekarang orang lebih suka melihat dakwah lewat yotube, tidak buang-buang waktu dan bisa kapan saja di dengarkan. (A. Rizal LIM IPM Jateng)

Ada Momen Mengejutkan di Milad IPM ke 57

Ada Momen Mengejutkan di Milad IPM ke 57

ipmjateng.or.id, SOLO – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah, semarakkan resepsi milad IPM ke-57 dengan tema “Pelajar Berdikari Bersama, Berbagi, dan Berkolaborasi”, yang dilaksanakan di gedung Pasca Sarjana lantai 5 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sabtu (21/7).

Peserta yang mengikuti acara tersebut sampai meluap memadatati gedung, yang berasal dari cabang IPM se-Kares Solo, alumni IPM Jawa Tengah, serta perwakilan daerah se-jawa Tengah.

Ahmad Basyiruddin Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah mengatakan, milad IPM yang ke-57 telah melampui umur yang tidak muda, tapi bukan berarti tidak mampu membuat sesuatu yang lebih maju di era milenial.

“Bagi IPM usia 57 tahun bukan usia muda, tapi adalah usia yang cukup matang untuk dapat menjalankan aktivitas gerakan dakwah yang mempunyai makna dan karya nyata,” ujar Basyiruddin dalam sambutannya.

Taufik Kasturi wakil rektorat UMS mengucapkan selamat atas milad IPM yang ke-57. “Semoga dengan usia yang cukup matang, menghasilkanpemikiran-pemikiran baru. Bisa membawa IPM lebih maju, lebih eksis dan diterima oleh masyarakat”, ujar Taufik sapaanya.

Di sela acara ada momen-momen yang mengejutkan di UMS karena para peserta kedatangan Dahlan Rais ketua PP muhammadiyah, Velandani Prakoso ketua PP IPM dan Ari Ansori ketua MPK PP Muhammadiyah.

Selain itu, Ari Anshori Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK)PP Muhammadiyah, mewakili PP Muhammadiyah. Ketika menyampaikan refleksi, ia membagikan uang hadiah yang hafal hadist dan surat Al Qolams ampai selesai, teryata ada peserta yang hafal. Suasana kala itu menjadi hening dan mendebarkan para peserta milad ke 57 itu.

Ditambahkan Dahlan rais berpesan, ”kalo IPM ingin lebih maju dan merubah bangsa ini, maka dengan tekat yang lebih keras dari organisasi-organisasi lainya”.

Dalam kegiatan ini juga diadakan Launching program oleh PW IPM yang di bawai oleh bidang ASBO dengan sebutan “IPM Adventure Comunity”, dengan Jargon yang diangkat “Lestari Alamku Jayalah Ikatanku”. (A. Rizal LIM IPM Jateng)