Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; force_gzip has a deprecated constructor in /home/ipmjaten/public_html/wp-content/plugins/force-gzip/force-gzip.php on line 51
Archives
Warning: A non-numeric value encountered in /home/ipmjaten/public_html/wp-content/themes/Divi/functions.php on line 5837
Presiden Jokowi Apresiasi Karya IPM Jateng

Presiden Jokowi Apresiasi Karya IPM Jateng

ipmjateng.or.id, Sidoarjo – Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasiterhadap karya Ikatan Pelajar Jawa Tengah (IPM Jateng) yang mengcover laguAsian Games ‘Meraih Bintang’. Hal tersebut disampaikan pada saat PembukaanMuktamar XXI Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Universitas MuhammadiyahSidoarjo، Senin(19/11/2018).

Video garapan atas kerja sama antara bidang apresiasi, seni dan budaya (ASBO) dengan lembaga informasi dan media (LIM) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah ini mendapatkan apresiasi oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, disampaikan pada sambutan pembukaan Muktamar XXI IPM di Sidoarjo.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menuturkan bahwa dia menyaksikan tayangan di YouTube soal persiapan Muktamar XXI IPM.

“Saya juga lihat di YouTube videonya IPM daerah yang hadir di Muktamar ini. Banyak sekali yang kreatif. Saya lihat videonya IPM Jawa Tengah yang mengajak hadir ke Muktamar ini dengan cover lagu Asian Games ‘Meraih Bintang’. Ini menurut saya sangat kreatif sekali. Ada tidak yang bisa nyanyi? Jangan-jangan buat (video) tapi tidak bisa nyanyi.” Tutur Jokowi.

Selanjutnya Jokowi mengatakan “Saudara yang hadir di sini adalah generasi penerusnya, tapi Saudara tumbuh dalam suasana yang memang berbeda, yang hidup di dunia digital, sekarang semua anak-anak mudah pasti pegang smartphone. Semua saling  berkomunikasi dengan Facebook, Instagram, kita tahu itu.”

 “Banyak yang baik tapi tidak semua yang di internet dan media sosial berisi kebaikan, banyak ujaran kebencian, hoaks, bahkan ajaran-ajaran menyesatkan,” ujar Presiden.

Selain Presiden, hadir pula Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Natsir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Koordinator Staff Khusus Presiden Teten Masduki, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir serta pejabat lain yang terkait hadir di acara pembukaan muktamar. San(LIM IPM Jateng)

IPM Jateng Launching EPIK di Muktamar XXI IPM

IPM Jateng Launching EPIK di Muktamar XXI IPM


ipmjateng.or.id, Sidoarjo – Pimpinan Wilayah Ikatan PelajarMuhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah launchingkan Ekonomi Pelajar Islam Kreatif(EPIK) di arena Muktamar XXI Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang berlangsungdi SMA Muhammadiyah 1 Sidoarjo Jawa Timur yang dimulai Jumat (16/11/2018). EPIKmerupakan salah satu program kerja unggulan bidang kewirausahaan PW IPM JawaTengah yang nantinya menampung saudagar-saudagar pelajar Muhammadiyah di JawaTengah.

EPIK ini menjadikan wadah kreativitas para saudagar-saudagar pelajar Muhammadiyah dan dapat menjadi jawaban atas kemandirian pelajar atau organisasi dalam memenuhi kebutuhan pelajar khususnya organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah, ujar Moch Zainuddin Qomari selaku penggagas EPIK.

Lanjut Zainuddin mengatakan “mengikuti bazzar di arena Muktamar XXI IPM untuk memberikan semangat kepada pelajar dalam mengkaryakan diri di bidang entrepreneurship dan memberikan rasa yang menyenangkan ketika berdagang pada bazar kali ini.”

Sementara itu ketua Bidang Kewirausahaan PW IPM Jawa tengah Muhammad Nurul Huda mengatakan banyak sekali produk-produk yang kami tawarkan di bazzar milik EPIK IPM Jateng ini diantaranya Batik IPM, buku-buku, kaos, mie lidi dan masih banyak lagi produk yang kami tawarkan, harapan kami dengan adanya bazzar ini dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan karya-karya nyata dalam berwirausaha dan dapat terbangun jaringan wirausaha pelajar agar dapat saling memotivasi satu sama lainnya.

Bazzar EPIKpertama kali ini diikuti oleh PD IPM Purbalingga, PD IPM Banjarnegara, PD IPMKudus, PD IPM Blora dan PW IPM Jawa Tengah, dengan harapan kedepannya EPIKdapat diikuti oleh seluruah Pimpinan Daerah IPM se-Jawa Tengah. Tandas Huda. LIM IPM Jateng

IPM MUHI KARANGANYAR JANGAN JADI MAYAT HIDUP

IPM MUHI KARANGANYAR JANGAN JADI MAYAT HIDUP

ipmjateng.or.id, KARANGANYAR– Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar (PR IPM) SMAMuhammadiyah 1 Karanganyar menggelar kegiatan Musyawarah Ranting (Musyran). Kegiatan inibertempat di SMA Muhammadiyah 1 KaranganyarJawa Tengah, pada Senin (15/10). “Janganmenjadi mayat hidup”, itu lah pesan kepala sekolah kepada seluruh siswa

            Lanjut Munfarid, S.Ag, M.Pd.I, menyampaikan bahwa mayat hidup yang dimaksud bukanlah manusia yang sudah meninggal menjadi mayat lalu bisa hidup berjalan bebas di dunia, melainkan mayat hidup ialah manusia yang hidup tanpa bisa berarti untuk dirinya sendiri dan orang lain. “Ibarat kata, hidupnya hanya mengalir saja seperti air. Tanpa ada perubahan dan pencapaian”, ungkap kepala sekolah.

            Munfaridmenambahkan bahwa setiap harinya ia hidup seperti tanpa tujuan, jikateman-teman sebayanya bersekolah, ia pun bersekolah, jika teman sebayanyabermain, ia pun juga bermain, mengikuti saja kemana banyak orang pergi tanpatahu tujuan dan pencapaiannya dalam hidup. Ia tak peduli apakah yang ia lakukansehari-hari ada manfaatnya atau tidak, ia hanya terus hidup mengikuti arus.

Sambutan kepala SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, bapak Munfarid, SAg, MPdI

          “MusyranPR IPM Muhi yang biasa disebut pemilihan umum (pemilu). Musyran adalah musyawarahtertinggi ditingkat ranting. Tujuan diadakanacara ini sebagai ajang evaluasi pimpinan, membahas isu-isu strategis,merumuskan program kerja yang akan datangdan pemilihan pimpinan ranting periode selanjutnya”, tutur Munfarid.

          KemudianMunfarid menyampaikan bahwa dalam pemilu ini juga berfungsi untuk menguji mental serta keberanian para pasangan calonketua dan wakil ketua, karena pada pemilu ini mereka dituntut  untuk berorasidihadapan ribuan siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, juga harus siap menerimapertanyaan-pertanyaan kejutan yang disampaikan dalam sesi tanya-jawab. Selainitu, dalam proses pemilu sendiri siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar bisaberlatih bagaimana cara memilih dan memilah pemimpin yang menurut mereka amanahjuga bagaimana rasanya melaksanakan asas luber jurdil pemilu dalam tahappencoblosan.

            Di akhir kegiatan, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar ini, menyampaikan kepada siswa agar mengevaluasi kegiatan mereka sehari-hari apakah yang mereka lakukan bermanfaat atau tidak, agar tak menjadi mayat hidup. Beliau juga menyampaikan agar tidak takut bermimpi serta bersungguh-sungguh dalam menggapai apa yang menjadi impiannya. (Dinda/Rizal)

Ali Muhson : Muktamar itu Ibaratkan Perang

Ali Muhson : Muktamar itu Ibaratkan Perang

IPMJATENG.or.id, Surakarta – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah(PW IPM) Jawa Tengah berangkatkan 112 peserta dan ratusan penggembira Muktamar21 IPM di Sidoarjo, Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada (16-21/11/2018) dengantema Meneguhkan Karya Nyata, Mendorong Generasi Berkemajuan. Pelepasan kontingen Muktamar IPM Jawa Tengah dipusatkan di Gedung Siti WalidahUniversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan dilepas langsung oleh Drs. H. AliMuhson, M.Ag, M.Pd.I, MH, MM selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.

Ahmad Basyiruddin mengatakan bahwa Muktamar 21 IPM kali ini dapat diikuti oleh seluruh Pimpinan Daerah IPM se-Jawa Tengah yakni sebanyak 112 peserta. Total peserta ini merupakan kontingen terbanyak kedua setelah Jawa Timur.

“Kita jangan sampai kalah semangat dengan teman kita dari PW IPM lainnya, Jawa tengah sebagai pusat keilmuan harus bisa memberikan motivasi kepada teman-teman yang lain, selain itu juga muktamar IPM kali ini PW IPM Jawa Tengah memiliki 2 orang calon formatur di Pimpinan Pusat (PP) IPM yakni saya Ahmad Basyiruddin dan Monica Subastia”. Tandas Basyir.

Pada kesempatan lainnya Ayahanda Ali Muhson menyampaikan ucapan selamat dan sukses Muktamar 21 IPM kepada seluruh peserta Muktamar khususnya pada kontingen Jawa Tengah. Hendaknya kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya jangan sampai kita ikut Muktamar hanya untuk tidur, rekreasi bahkan hanya sekedar jalan-jalan. Muktamar itu ibaratkan perang, perang mental, perang keilmuan dan perang ide maka dari itu kalau kita tidak siap untuk perang lebihh baik pulang saja.

Ruh semangat kita dalam berorganisasi dimulai denganRuh Keislaman dan Ruh Kemuhammadiyahan. Tunjukkan  bahwa kita sebagai pelajar yang intelektualyang berpikir dengan kecerdasan bukan dengan kekerasan. Terakhir IPM Jawatengah haruslah memiliki target dalam ajang bergengsi seperti Muktamar ini,jangan sampai hanya punya target sebagai bendahara saja tapi harus pasangkantarget sebagai Ketua Umum. Ujar Ali Muhson.

Pelepasan Kontingen IPM jawa tengah dalam agenda Muktamar ini dilanjutkan dengan memberikan sesi pemberian KIT Muktamar seperti jaket, kaos dan blangkon/syal secara simbolis oleh Bapak Ali Muhson kepada perwakilan peserta Muktamar dan dilanjutkan sesi foto bersama. Santoso (LIM IPM Jateng)

Memperingati Hari Pahlawan, PR IPM SMK Muhammadiyah Rembang Melaksanakan Kegiatan BBM (Bersih – Bersih Masjid)

Memperingati Hari Pahlawan, PR IPM SMK Muhammadiyah Rembang Melaksanakan Kegiatan BBM (Bersih – Bersih Masjid)

Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah Rembang mengadakan kegiatan BBM (Bersih – Bersih Masjid) pada hari ahad (11-11-2018) lalu. Kegiatan itu dilaksanakan di Masjid Al-Khoir Ds. Kumendeung yang dimana termasuk salah satu Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang ada di kecamatan Rembang.

BBM(Bersih Bersih Masjid) diadakan agar dapat menumbuhkan sikap peduli pada diri kader – kader IPM SMK Muhammadiyah Rembang. Melihat bagaimana anak muda zaman sekarang yang sudah jarang malahan sudah tidak pernah mengunjungi masjid – masjid sekitar, maka dari itu perlu adanya kesadaran akan pentingnya fungsi masjid.

Kegiatan ini mendatangkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat dan beberapa warga muhammadiyah yang berada di desa kumendung juga tak lupa ta’mir masjid Al-Khoir. Dimulai dari membersihkan halaman, kamar mandi, tempat wudhu, tempat shalat, dan tidak lupa membersihkan debu – debu yang berada di atas.

Dalam kegiatan tersebut ketua umum PR IPM SMK Muhammadiyah Rembang menyampaikan kepada kami tentang mengapa ia memiliki pemikiran akan melaksanakan kegiatan BBM. “Kami selaku Pimpinan Ranting memiliki inisiatif bahwa perlu adanya dilakukan kegiatan untuk memakmurkan masjid dan juga agar dapat menumbuhkan sikap peduli pada diri anggota kami semua,” ujar Daus selaku ketua umum.

Lebih dari itu kegiatan BBM ini yang insyaaallah dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dan dalam kegiatan ini seluruh anggota diwajibkan shalat dzuhur berjamaah setelah membersihkan masjid.
(dimas/anas)