EKSPEDISI 58 : Hadiah PW IPM JATENG dalam Milad IPM ke 58

EKSPEDISI 58 : Hadiah PW IPM JATENG dalam Milad IPM ke 58

ipmjateng.or.id, Wonosobo – Dalam rangka menyemarakkan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke 58, Pimpinan Wilayah Ikatan PelajarMuhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah mengadakan Ekspedisi 58 yang dipelopori oleh Bidang Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga (ASBO) PW IPM Jateng. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari yaitu Kamis, (11/7) – Jumat, (12/7) dan diikuti sebanyak 62 peserta.

EKSPEDISI 58 tersebut merupakan kegiatan Pendakian Gunung Prau secara bersama-sama yang diikuti oleh kader kader IPM dan dikawal langsung oleh teman-teman PW IPM Jawa Tengah.

Sebelum melakukan pendakian, peserta berkumpul terlebih dahulu di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo untuk melakukan registrasi dan diberikan arahan terlebih dahulu oleh PW IPM Jateng. Kemudian, pendakian dimulai pukul 09.30 WIB malam hari dan sampai POS 3 pukul 01.30 dinihari. Dipos 3 tersebut peserta diberikan waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan pendakian ke Puncak Gunung Prau pukul 05.00 pagi.

Rangkaian kegiatandari EKSPEDISI 58 tersebut adalah Sholat Shubuh dan Sholat Jumat Berjamaah di POS Pendakian,Ngaji Bersama, Pembuatan Video Milad IPM ke 58, serta Pengkibaran Bendera IPM.

“EKSPEDISI 58 ini adalah bentuk antusias dalam menyemarakkan Milad IPM ke 58 ini dan merupakan hadiah sebagai simbol kecintaan kami terhadap IPM. Dengan adanya kegiatan ini, semoga kedepannya bias menjadi inspirasi bagi kader-kader IPM dengan harapan kami bias memberikan banyak kebermanfaatan,” jelas Agam Setyo Bakti selaku Ketua Bidang ASBO PW IPM JATENG. *(indi)

Dialog dan Sosialisasi bersama Kesbangpol Prov Jawa Tengah

Dialog dan Sosialisasi bersama Kesbangpol Prov Jawa Tengah

ipmjateng.or.id, Magelang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Provinsi Jawa Tengah kerjasama Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah dan beberapa Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) sekolah se-Kota Magelang. Dalam kegiatan Dialog dan Sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Pengadar Gelap Narkotika pada Selasa, (9/7) di Hotel Safira Kota Magelang.

Diundangnya PW IPM Jawa Tengah dan perwakilan Pelajar Muhammadiyah se-Kota Magelang dalam Dialog dan Sosialisasi tersebut merupakan bentuk kerjasama antara KESBANGPOL dan PW IPM Jawa Tengah dalam rangka mengurangi angka penyalahgunaan NARKOBA di Jawa Tengah, khusunya bagi pelajar sendiri.

Dalam acara dialog dan sosialisasi tersebut ada tiga inti materi yang dibahas, yaitu Tentang Fakta dan Realita Terhadap Penindakan Penyalahgunaan Peredaran Gelap NARKOBA dalam Penguatan P4GN di Jawa Tengah oleh Direktur Resese NARKOBA POLDA Jawa Tengah. Kedua, Generasi Muda yang Bebas dan Bersih dari NARKOBA oleh Dosen Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang. Dan yang terakhir tentang Mewujudkan Generasi Muda yang Berakhlak, Berprestasi, dan Berkarakter Positif Tanpa NARKOBA oleh relawan Mitra P4GN Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, bapak Siswadi Suryanto, S.H, M. Hum selaku Ketua Bidang Ketahanan Bangsa Badan KESBANGPOL Pemprov Jawa Tengah “Jawa Tengah saat ini darurat narkoba, selain itu narkoba sendiri banyak menyerang kalangan pelajar. Maka dari itu KESBANGPOL berkerjasama dengan IPM Jawa Tengah untuk membantu kita dalam mengurangi narkoba, mudah-mudahan dengan acara ini bisa melahirkan para Duta Anti Narkoba di kalangan pelajar khususnya pelajar Muhammadiyah,” *(rohman)

Pasca Pelatihan MADVO : Membentuk Agen Filantropi di Masing-Masing Sekolah

Pasca Pelatihan MADVO : Membentuk Agen Filantropi di Masing-Masing Sekolah

ipmjateng.or.id, Banjarnegara – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan Madrasah Advokasi pada Jumat (5/7) – Sabtu (6/7) di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banjarnegara.

Dalam Pelaksanaannya kegiatan tersebut diikuti oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan dari beberapa Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA/MA/SMK dan SMP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Banjarnegara.

Bertemakan “Terwujudnya IPM yang Peduli Sosial”, pada kegatan Madrasah Advokasi tersebut peserta diberikan materi tentang Orientasi, Startegi dan Teknih Advokasi, Managemen Isu, Konflik, Teknik Lobbiying dan Retorika, Alat Analisis Permasalahan, dan Sekolah Aman Bencana. Selain materi, disini peserta diajarkan board game dan simulasi kebencanaan.

Madrasah Advokasi tersebut yang merupakan program kerja dari Bidang Advokasi PD IPM Banjarnegara memiliki output dimana para alumni menjadi agen filantropi di sekolah masing- masing. Dimana agen tersebut diberikan kaleng filantropi yang setiap bulannnya disetorkan kepada PD IPM banjarnegara yang dimana hasilnya akan disalurkan kepada Asrama Pelajar Muhammadiyah (APELMU) yang dikelola oleh PD IPM Banjarnegara sendiri.

“Pada Madrasah Advokasi kali ini ada dua point yang akan disampaikan kepada peserta yaitu Pelajar Peduli Sosial dan tentang Kebencanaan. Dimana bisa kita lihat kasus pelajar sangatlah banyak dan belum bisa secara tuntas teratasi, dengan Madvo ini harapannya teman-teman bisa mengambil peran dalam kasus pelajar disekolah kalian masing-masing. Dan tentang Kebencanaan, seperti yang kalian ketahui sendiri dimana Banjarnegara adalah daerah yang rawan akan terjadinya bencana, terutama bencana alam. Setelah pelatihan ini selesai harapannya teman-teman menjadi pelajar yang peduli akan kebencanaan dan bisa mengambil peran baik dari segi pencegahannya, pada saat bencana terjadi, ataupun pasca kebencanaan,” jelas Muhammad Ibnu Mas’ud selaku Ketua Umum PD IPM Banjarnegara. *(indi/roh)

Optimalisasi Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup PWA Jawa Tengah Adakan Jambore

Optimalisasi Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup PWA Jawa Tengah Adakan Jambore

ipmjateng.or.id, Karanganyar – Pimpinan Wilayah ‘Aisiyah (PWA) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Jambore Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) yang bertema “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Jawa Tengah Tangguh Bencana”, acara ini bertempat di Bumi Perkemahan Tawangmangu (Camp Ground – Tawangmangu Camp Resort) Kabupaten Karanganyar pada hari Jumat ,(5/7) sampai hari Ahad, (7/7).

Kegiatan ini diikuti oleh 625 peserta yang terdiri dari perwakilan dari setiap Pimpinan Daerah ‘Aisiyah (PDA), LLHPB, Dikdasmen, Majelis Kesejahteraan Sosial, Lembaga Kebudayaan, Muhammaduyah Disaster Management Center (MDMC) putri, Nasyiatul Aisiyah (NA), Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan putri, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) putri, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) putri, dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TPSM) putri se- Jawa Tengah serta di ikuti oleh 2 tamu dari luar yaitu PWA dari Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Jambore ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya peran perempuan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pengurangan risiko bencana, khususnya bagi para perempuan yang merupakan anggota aktif organisasi ‘Aisyiah, Majelis, dan Lembaga ‘Aisyiah.

Kegiatan Jambore tersebut merupakan jambore pertama kali di Indonesia yang pesertanya terdiri dari perempuan semua, menariknya dari kegiatan ini adalah peserta dilatih untuk diet kantong plastik dimana setiap peserta harus mengurangi penggunaan kantong plastik dalam segala aspek, selain itu kegiatan ini juga di meriahkan oleh beberapa lomba dan workshop yang diisi oleh para tokoh yang sudah berkompeten.

Bencana di Indonesia salah satu penyebabnya yaitu plastik, oleh karena itu kita harus mengurangi pengguanaan plastik, sehingga pada jambore ini mengangkat jargon “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Jaga Kita, ‘Aisyiah siap untuk selamat”, dari slogan tersebut memiliki makna bahwa dari kegiatan tersebut di harapkan bagi peserta setelah mengikuti jambore memiliki kemampuan menemukan permasalahan lingkungan hidup di sekitarnya, menemukan resiko bencana, dan menyusun serta menyepakati risiko rencana pengelolaan lingkungan hidup dengan mengurangi risiko bencana di komunitasnya.

“Kita memang menggandeng ortom karena ini salah satunya adalah memiliki latar belakang One Muhammadiyah One Respon (OMOR), jadi ketika ada kegiatan kebencanaan kita semua harus berperan, maka kami LLHPB karena lembaga yang baru empat tahun berdiri kita memberi fondasi bagi seluruh ortom khususnya putri untuk bisa bersama sepaham bahwa dalam Muhammadiyah di saat respon itu cuma satu, jadi di lapangan tidak berpencar-pencar IPM sendiri, ‘Aisyiah sendiri tapi kita adalah satu, oleh karena itu harapan kami IPM dan IMM adalah generasi muda yang sepaham sejak awal tentang lingkungan dan kebencanaan, maka dari ilmu yang kita berikan dapat memberikan kontribusi,” jelas Ibu Lilik selaku ketua LLHPB. *(dinul/agustina)

Kreativitas Dakwah IPM Klaten Kepada Masyarakat

Kreativitas Dakwah IPM Klaten Kepada Masyarakat


ipmjateng.or.id, Klaten – PD IPM Klaten mengadakan kegiatan rutinan pada hari Jumat sore yaitu mengajar TPA di Griyo Waosan (GW) ShirotolMustaqim di Dukuh Teluk Desa Kragilan Kecamatan Gantiwarno Klaten, (5/7). Kegiatan tersebut di mulai dengan perkenalan PD IPM Klaten Periode yang baru kepada para santri TPA. Selain perkenalan, kegiatan mengajar di TPA tersebut juga diisi kegiatan menarik lainya. Mulai dari kegiatan mengajar di TPA yang menjadi agenda Bidang KDI IPM Klaten, hingga berbagi dengan para santri TPA dan warga disekitar GW ShirotolMustaqim.

Antusiasme dan semangat para santri TPA sangat luar biasa, sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan meriah. Dengan adanya kegiatan ini hubungan antara PD IPM Klaten dengan para santri menjadi semakin akrab.

Dengan dimulainya kegiatan GW setiap jumat sore ini diharapkan menjadi sebuah ladang amal rekan – rekan PD IPM dengan menularkan ilmunya kepada para santri TPA , serta mempererat silaturahim kepada Warga Dukuh Teluk Desa Kragilan. *(iriyanti/burhan)