Family Gathering Ajang Silaturrahim Orang Tua yang Anaknya Masuk Jajaran PD IPM Purbalingga

Family Gathering Ajang Silaturrahim Orang Tua yang Anaknya Masuk Jajaran PD IPM Purbalingga

ipmjateng.or.id, Purbalingga – Pimpinan Daerah IPM Purbalingga Menyelenggarakan Kegiatan Family Gathering, Senin, (24/6). Sebagai Bentuk keyakinan orang tua terhadap anaknya yang masuk jajaran Pimpinan Daerah IPM Purbalingga dan Ajang saling Silaturrahim dengan kegiatan yang dikemas dengan nama Family Gathering.

Kegiatan ini juga diisi Motivasi kepada Orang Tua personil yang diisi oleh Ayunda Janisah, S.Pd. I selaku Ketua PD Nasyiatul ‘Aisyiyah Purbalingga dengan Tema “Mendidik Anak dengan Cara Berorganisasi”.

“Pada Era 4.0 anak – anak kita jangan sampai terbawa era Digitalisasi, tetapi bagaimana cara kita mendidik anak untuk menyetir era ini dengan cara berorganisasi yang sehat,” jelas Ayunda Janisah, S.Pd. I. Harapan kegiatan ini orang tua semakin mantap dengan organisasi IPM ini sebagai ladang menuntut ilmu dan berbagi ilmu bagi anak – anaknya. *(riko/roh)

PFP PD IPM Kab. Sragen, Ikut Organisasi itu Harus Ikhlas dan Totalitas

PFP PD IPM Kab. Sragen, Ikut Organisasi itu Harus Ikhlas dan Totalitas

ipmjateng.or.id, Sragen – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kab. Sragen mengadakan kegiatan Pelatihan Fasilitator Pendamping (PFP), pada hari Sabtu, (22/6) yang bertempat di Mts Muhammadiyah 2 Kalijambe. Kegiatan ini dilaksanakan dengan waktu dua hari yaitu tanggal 22-23 Juni 2019. Tema yang diangkat dalam kegiatan kali ini adalah “Wujudkan Generasi Pembawa Kemajuan”.

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah Mts, anggota PD IPM, dan 39 peserta PFP. Kali ini PDM tidak dapat hadir dalam acara ini, dikarenakan ada kegiatan tersendiri. Pada saat kepala sekolah memberikan sambutan beliau berpesan.
“Saat mengikuti organisasi, kita harus siap menerima dan menjalankan kewajiban dengan ikhlas dan totalitas,” ujarnya.

Harapan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada anggota IPM Cabang maupun Ranting agar mampu menjadi pembicara (fasilitator) pada saat fortasi di sekolah masing-masing maupun saat ditugaskan di sekolah yang ditentukan. *(agustina/ric)

Perlebar Jangkauan Dakwah, PD IPM Sukoharjo Lantik PC IPM Kartasura

Perlebar Jangkauan Dakwah, PD IPM Sukoharjo Lantik PC IPM Kartasura

ipmjateng.or.id, Sukoharjo – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Sukoharjo melaksanakan pelantikan untuk memperlebar jangkauan dakwah IPM di daerah Kartasura dibawah komando Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kartasura. Pelantikan PC IPM Kartasura dilaksanakan di Gedung Dakwah PCM Kartasura pada hari Sabtu, 22 Juni 2019 dengan melantik 20 kader-kader terbaik se-Kartasura.

Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kartasura dihadiri oleh delegasi-delegasi dari pimpinan cabang se-Kabupaten Sukoharjo dan pimpinan ranting se kecamatan Kartasura. Dengan pelantikan PC IPM Kartasura diharapkan mampu memberikan kontribusi dakwah nyata terkhusus untuk pelajar di Kartasura.

Prosesi pelantikan PC IPM Kartasura juga di ikuti dengan seminar pelajar dengan pembicara Yusuf Rahmat Yanuri, Ketua Bidang PKK PW IPM Jawa Tengah dengan tema “Membangkitkan Jiwa Berorganisasi Pelajar Kreatif dan Berkemajuan“.

“Dengan adanya seminar tersebut diharapkan membangkitkan semangat dakwah, ghiroh dakwah bagi pelajar Muhammadiyah,” jelas Prof. Bambang Sumardjoko, M. Pd. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kartasura. *(dimas/ric)

PELATFALI PD IPM KLATEN: Peserta Dapat Menjadi Penggerak di Setiap Cabang dan Ranting

PELATFALI PD IPM KLATEN: Peserta Dapat Menjadi Penggerak di Setiap Cabang dan Ranting

ipmjateng.or.id, Klaten – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Klaten melaksanakan kegiatan Pelatihan Fasilitator Fortasi (PELATFALIT) pada Sabtu, (15/6) – Minggu, (16/6) yang bertempat di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara.

Kegiatan PELATFALIT tersebut diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari perwakilan Cabang dan Ranting se-Kabupaten Klaten. Disini Peserta diberikan materi tentang Retorika (Managemen Kelas) dan Ice Breaking. Selain itu, setelah pelatihan tersebut selesaiakan dilanjutkan dengan Follow Up sebanyak tiga kali dengan harapan mereka dapat menjadi fasilitator yang mumpuni untuk tahun ini.

“PELATFALIT ini adalah bentuk persiapan kita untuk menghadapi Fortasi 2019 ini. Banyak sekali evaluasi yang kita dapati di Fortasi tahun lalu, apa lagi terkait ke Fasilitatoran. Harapannya, Outpun dari acara pelatfalit beserta follow up nya nanti adalah menghasilkan fasilitator fortasi yang mumpuni. Awalnya kami menargetkan peserta dalam PELARFALIT ini adalah sebanyak 100 peserta. Alhamdulillah menyadari target tersebut tidak melenceng terlalu jauh, dimana dari data persensi, terdapat 60 peserta peserta yang hadir,” Ujar Daei Aljanni selaku Ketua Panitia PELATFALIT.

Ketua Umum PD IPM Klaten, Arif Nugroho sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap nantinya fasilitator yang handal dan mumpuni ini dapat memperkenalkan Muhammadiyah kepada siswa baru,
“Ini adalah kegiatan perdana kami dari PD IPM Klaten periode 2019/21 selepas Musyda ke 25 bulan april lalu. Tentunya di kegiatan perdana ini kami mengharapkan hasil yang maksimal, terlebih lagi untuk mempersiapkan fasiitator dalam Fortasi nantinya yang sudah menjadi agenda Tahunan. Di pelatfalit ini para peserta akan mendapatkan 2 materi yang cukup penting yaitu Retorika (Manajemen Kelas) dan Ice Breaking. Harapan kami di pelatfalit ini mampu terbentuk fasilitator fortasi yang handal dan tentunya dengan kuantitas yang lebih banyak dari pada tahun lalu, mengingat jumlah sekolah yang membutuhkan fasilitator cukup banyak, dan mengingat lewat fasilitator inilah para siswa nantinya dapat mengenal Muhammadiyah terlebih lagi IPM. Dan kami juga berharap lagi para eks pelatfalit ini nantinya mampu menjadi penggerak IPM di setiap Ranting dan Cabangnya,” Ujarnya. *(daei/roh)

Pelajar Muhammadiyah Harus Bisa Menjadi Perekat Bagi Kesatuan dan Pesatuan NKRI

Pelajar Muhammadiyah Harus Bisa Menjadi Perekat Bagi Kesatuan dan Pesatuan NKRI

ipmjateng.or.id, Semarang – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah melakukan audiensi dan silaturahmi ke Markas Kepolisian Daerah (MAPOLDA) Jawa Tengah pada Jumat, 14 Juni 2019.

PW IPM Jawa Tengah di terima langsung oleh Kapolda Jawa Tengah bapak Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., Ada 2 agenda PW IPM Jateng saat berkunjung ke Mapolda Jawa Tengah, yang pertama silaturrahim memperkenalkan diri sebagai pengurus baru dan yang kedua menyampaikan hasil assessment PW IPM Jateng tentang permasalahan dan dinamika pelajar yang ada di Jawa Tengah.

“Pada hari ini berkesempatan berkunjung ke Kantor Mapolda Jateng tidak lain dan tidak bukan dalam rangka berkoordinasi dan membangun kolaborasi untuk menciptakan Jawa Tengah Berkeadaban,” jelas M. Nurul Huda Ketua Umum PW IPM Jateng.

Banyak sekali permasalahan pelajar di Jawa Tengah, tetapi ada 4 poin yg akhir-akhir ini menjadi permasalahan serius dan IPM Jateng harus segera merespon dengan tawaran-tawaran yang kongkrit dan solutif bagi pelajar-pelajar di Jawa Tengah, yaitu:

  1. Jawa tengah darurat narkoba
  2. Penyalahgunaan media sosial dengan hoax dan hate speech
  3. Pemahaman radikalisme dan ekstremisme
  4. Peningkatan Sumber Daya Manusia

Dari 4 permasalahan tersebut, usia pelajar sangat rentan menjadi sasaran. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan karakter, meningkatkan khazanah iqra’, dan meciptakan ruang-ruang kreatifitas bagi pelajar-pelajar di Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah bapak Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si juga berpesan kepada seluruh Pelajar muhammadiyah agar menjadi pelajar yang berpikir positif, inovatif dan kreatif agar bisa menjadi perekat bagi NKRI.

“Saya menaruh harapan besar kepada pelajar di Jawa Tengah khususnya Ikatan Pelajar Muhammadiyah untuk menjadi pemuda Indonesia yang selalu berpikir positif, inovatif, dan kreatif. Juga menjadi pelopor peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menjadi perekat bagi kesatuan dan pesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya. *(rohman/ric)