Semarang : (024) 8314823 media.ipmjateng@gmail.com
Aksi Pelajar Turun Tangan. Donggala, Palu dan Sekitarnya – IPM Sukoharjo

Aksi Pelajar Turun Tangan. Donggala, Palu dan Sekitarnya – IPM Sukoharjo

ipmjateng.or.id – PIMPINAN IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH DAERAH SUKOHARJO menggandeng 4 cabangnya untuk melakukan aksi Galang dana dengan turun ke jalan. Galang Dana dilakukan setelah kegiatan KONPIDA PD IPM SUKOHARJO pada tanggal 30 September 2018. Aksi Galang dana ini dilakukan di cfd alun” SUKOHARJO dan lampu merah Proliman SUKOHARJO.

Galang dana ini sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan kita untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Dengan penuh semangat dan rasa peduli IPMawan dan IPMawati melakukan aksi penggalangan dana ini. Rasa cinta kita kepada saudara” di Donggola, Palu dan sekitarnya membuat hati kita tergerak untuk melakukan aksi Galang dana ini.

Kepedulian dan kepekaan seorang kader harus selalu dimiliki. Ketua Umum PD IPM SUKOHARJO IPMawan Yusuf : “penggalangan dana ini akan terus kita lakukan, Semoga apa yang kami lakukan ini bisa meringankan beban saudara kita di sana,” (ujarnya)

Apa yang kita lakukan adalah sebentuk empati atas penderitaan saudara sebangsa dan setanah air yang kini tengah kesusahan tertimpa bencana. Penderitaan korban gempa telah memantik belas kasih masyarakat luas.
Do’a selalu kami panjatkan untuk saudara” kita yang sedang terkena musibah gempa bumi di Donggola, Palu dan sekitarnya.

Penulis : Isnaini Sofiana

Pesan Bpk. Budi Setiawan kepada Pelajar – Pembukaan LatGab MDMC Se Jateng

Pesan Bpk. Budi Setiawan kepada Pelajar – Pembukaan LatGab MDMC Se Jateng

Jum’at, 28 September 2018 telah dilaksanakan Pembukaan Pelatihan Gabungan MDMC ( Muhammadiyah Disaster Management Center ) Se- Jawa Tengah di alun – alun Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Acara ini akan dilaksanakan mulai hari Jum’at sore tanggal 28 – 30 September 2018.

Acara ini dihadiri oleh Ketua LPB – MDMC Muhammadiyah Pusat Bapak Budi Setiawan. PC IPM Majenang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan wawancara terhadap beliau. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan kepada Bapak Budi Setiawan adalah “ Apakah harapan Bapak mengenai acara ini bagi pelajar?”. “Peningkatan kapasitas seperti yang terdapat dalam rumus kebencanaan, bahwa resiko samadengan kerentaan kali ancaman dibagi kapasitas. Yang artinya, apabila kapasitasnya besar maka ancaman yang akan terjadi kecil, tutur beliau.

Kapasitas di sini dapat diartikan sebagai kemampuan, baik untuk meningkatkan kapasitas individu maupun kebersamaan. Maka dari itu pelajar diharapkan bisa tanggap dan memahami terhadap segala ancaman yang terjadi sesuai kapasitas yang kita miliki. Beliau juga berkata ” Saya berharap pada lokasi kapasitas masing – masing, kita sebagai pelajar harus terorganisasi “. Hal ini terbukti saat bulan April 2018 pada acara HKB ( Hari Kesiapsiagaan Bencana ) yang mana pada hari itu Muhammadiyah berhasil mengumpulkan lebih dari sepuluh juta orang dari dua puluh lima juta orang, dan pada kegiatan tersebut diakui oleh PBB.

Call For Paper dan Seminar Nasional Pra Muktamar IPM ke XXI

Call For Paper dan Seminar Nasional Pra Muktamar IPM ke XXI

Tema acara ini adalah

Beyond Disruption : Tantangan dan Strategi IPM Menghadapi di Era 4.0

Pelaksanaan :

Sabtu – Ahad, 20 – 21 Oktober 2018
Pukul 10.00 WIB s/d selesai
di Universitas Muhammadiyah Surakarta

NB: _Peserta Tidak Dikenakan Biaya, Fasilitas disediakan panitia dan Transportasi ditanggung masing masing peserta.
Adapun fasilitas yang disediakan panitia :

  1. Penginapan
  2. Konsumsi
  3. Sertifikat

GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM dengan usia maksimal 24 tahun

Persyaratan Peserta :

  1. Berusia maksimal 24 tahun 0 bulan
  2. Membuat abstract dari paper yang dibuat dengan jumlah minimal 200 kata. (Sebagai Bahan Seleksi Peserta)

Sub Tema Paper :
A. Milenial Islam
B. Politik Cerdas
C. Bisnis Kreatif
D. Jihad Literasi
E. Merawat Lingkungan
(Peserta dipersilahkan memilih salah satu sub Tema)

  1. Peserta tetap membuat paper utuh dengan ketentuan minimal 700 kata. (Paper utuh dibawa peserta bagi dinyatakan lolos)
  2. Mengisi form pendaftaran di alamat : s.id/formulircfpipmjateng dan mengirim abstrak ke email pw.ipmjateng@gmail.com
  3. Bersedia mengikuti setiap tahap kegiatan hingga selesai.

Peserta diwajibkan memperhatikan Timeline yg tertera pada infografis yang kami sertakan

Contact Person
Luthfi : +62 838-6148-5293

Kegiatan ini diselenggarakan PW IPM JAWA TENGAH
Dan di support oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta

Download Poster

Talkshow Inspiratif IPM Wonosobo, Segarkan Semangat Kaum Muda.

Talkshow Inspiratif IPM Wonosobo, Segarkan Semangat Kaum Muda.

ipmjateng.or.id. Wonosobo-Ikatan Pelajar Muhammadiyah Wonosobo (IPM), Senin, 27 Agustus 2018 selenggarakan Talkshow Inspiratif Bersama Edgar Hamas Penulis Muda Asal Wonosobo yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Mesir dan Universitas Islam Madinah. Kegiatan ini bertempat di Masjid Al-Arqom Kompleks Perguruan Muhammadiyah Wonosobo, dihadiri kurang lebih 400 peserta terdiri dari Masyarakat Umum, Remaja, Mahasiswa Wonosobo dan Pelajar Muslim di Sekolah Muhammadiyah Wonosobo. Selain sebagai penulis Edgar Hamas dikenal sebagai sejarawan muda yang mampu menarik minat baca dan membiasakan menulis di kalangan muda, yang telah terangkum dalam 2 bukunya yaitu “Untuk Kalian yang Rindu Perubahan dan Belajar dari Negeri Para Nabi” hal ini terbukti dengan respon positif remaja/kaum muda Wonosobo dalam diskusi aktif di forum Talkshow Inspiratif ini.

Edgar Hamas Penulis Muda Asal Wonosobo

Kaum Muda Sebagai Agent of Change/ Agen Perubahan khususnya di Wonosobo memiliki peran penting dalam kemajuan kota Wonosobo, hari ini dan beberapa tahun kedepan. Seperti yang kita ketahui, dalam proses belajar untuk mencapai cita-cita perlu adanya cinta, semangat, usaha, dan doa yang terus-menerus di kalangan muda. Untuk itu kegiatan Talkshow Inspiratif ini hadir untuk memupuk kembali semangat kaum muda Wonosobo, dengan menyuguhkan materi tentang Sejarah Islam sekaligus Motivasi untuk belajar dan berkarya.

” Jangan Cintai Aku Apa Adanya” merupakan tema yang diangkat dalam acara ini, mengapa demikian? Dikarenakan kaum muda sangat identik dengan Cinta, dalam berkarya dan menggapai cita-cita, terlebih sebagai pemuda muslim kita harus Belajar, Bangga, Bela dan Bahagia.

Belajar, bangga, bela dan bahagialah menjadi muslim, Jangan Cintai Islam Apa Adanya, berilah sesuatu biar kita jalan kedepan

Edgar Hamas

Kegiatan ini sangat mendapatkan Apresiasi dari berbagai pihak salah satunya dari peserta itu sendiri.

Terimakasih saya sangat termotivasi dengan Adanya Talkshow Inspiratif ini

Fida
(Peserta Talkshow)

Penulis : Dea A.Y

Pelajar Hebat Berkarakter – Olympicad VI Ahmad Dahlan

Pelajar Hebat Berkarakter – Olympicad VI Ahmad Dahlan

ipmjateng.or.id, Purwokerto –  Ribuan Pelajar Muhammadiyah se-Jawa Tengah deklarasikan Pelajar Hebat dan berkarakter di sela-sela Pembukaan Olimpiade Ahmad Dahlan ke-VI Jawa Tengah (OlimpicAD), Senin (13/80). Acara tersebut diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Pembukaan Oleh Gubernur Jawa Tengah

Deklarasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah IPMawan Ahmad Basyiruddin yang disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP, Staf Khusus Mendikbud bidang Monitoring Implementasi Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia R.Alpha Amirrachman, Ph.D., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Drs H Tafsir, M.Ag, Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerta dan Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) se-Jawa Tengah.

Foto Pembukaan Olympicad Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Ketua Bidang Advokasi PW IPM Jawa Tengah, IPMawan Rizki berharap dengan adanya deklarasi ini seluruh pelajar se-Jawa Tengah dapat meng-implementasikan isi deklarasi dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap diri pelajar wajib memerangi kebodohan dengan ilmu pengatahuan, memerangi korupsi dengan kejujuran dan memerangi kekerasan dengan perdamaian.

IPMawan Ahmad Basyiruddin

Sementara itu, Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan karya nyata kami Ikatan Pelajar Muhammadiyah dalam memerangi kebodohan, korupsi dan lain sebagainya sehingga kedepannya dapat terbentuk Pelajar yang Hebat dan Berkarakter. Ujar Basyir.

Menurutnya, Pelajar Muhammadiyah di Jawa Tengah dapat memberikan kontribusi nyata kepada persyarikatan dan bangsa dimasa yang akan datang. Dengan harapan deklarasi ini bukan hanya dilakukan disini saja tetapi di sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Jawa Tengah sehingga dapat semakin memperkuat sekolah-sekolah Muhammadiyah sebagai sekolah yang hebat dan berkarakter. Kata Basyir. San(LIM IPM Jateng)