PKM TM II IPM Pemalang Siap Hadapi Era Disruption

PKM TM II IPM Pemalang Siap Hadapi Era Disruption

ipmjateng.or.id, Pemalang – Baru-baru ini, Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Pemalang melaksanakan kegiatan Pelatihan Kader Muda Taruna Melati II (PKM-TM II). Kegiatan yang dilaksanakan di komplek MI Muhammadiyah Pemutih ini dimulai sejak tanggal 22 hingga 25 Desember 2018.

PKM TM II yang bertemakan “Penguatan Tradisi Keilmuan, Militansi Kader Menuju Pelajar Solutif Berkarya Nyata” diikuti oleh 28 peserta dari Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Cabang (PC) se- Kabupaten Pemalang. Turut hadir juga PD Pemuda Muhammadiyah, PC Muhammadiyah, PC Aisyiyah, PR Pemuda Muhammadiyahdan PR Muhammadiyah pada saat pembukaan berlangsung.

Dalam PKM TM II ini peserta akan diberi beberapa materi diantaranya Islam Berkemajuan, Ke-Muhammadiyah-an, Gerakan Pelajae Berkemajuan, Logical Framework Analisis dan Peran Pelajar Mileneal di Era Disruption. Dimana salah satu pemateri dipandu oleh Ipmawati Rafika Ketua Bidang Perkaderan Pimpinan Pusat IPM 2016-2018.

“Kita sebagai Pelajar Muhammadiyah harus bisa beradaptasi dan menghadapi kemajuan di Era Disrupsion dimana jaman telah beralih ke teknologi dan jangan sampai peran kita sebagai manusia tergantikan oleh robot-robot”. Ujar Rafika.

Selanjutnya Ipmawan Rosyid selaku Master of Trainning (MoT) berharap kepada teman-teman yang mengikuti PKM TM II kali ini, bisa menambah tradisi keilmuan, militansi kader yang disiplin, siap dan tangguh dalam setiap mengemban amanah serta pelajar tersebut mampu menyelesaikan masalah dengan cara berkarya nyata.

Saat sambutan Ketua Umum PD IPM Kab. Pemalang Ipmawan Noval memberikan motivasi kepada peserta PKM TM II agar output dari pelatihan kader ini dapat terciptanya kader-kader militansi untuk regenerasi IPM dan Muhammadiyah kedepannya.

“Kedepannya setelah mengikuti kegiatan ini kami berharap kepada peserta untuk bisa membentuk komunitas-komunitas kreatif yang mampu melanjutkan perkaderan-perkaderan di organisasi yang kita cintai yakni Ikatan Pelajar Muhammadiiyah”. Pungkas Noval.

Disela-sela waktu kegiatan ini panitia juga adakan agenda kajian ayat Al-Qur;an dan Bedah Buku. Antusias para peserta sangan terlihat pada moment kali ini, terbukti salah satu peserta membedah buku tentang mahzab imam dan semua peserta memperhatikan dan mencatatnya. Imam.

Theme Song Competition Musywil XXII IPM Jateng

Theme Song Competition Musywil XXII IPM Jateng

Persyaratan Umum

  • Peserta adalah Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah, dibuktikan dengan KTA IPM/Kartu Pelajar/KTM/KTP.
  • Karya yang dibuat merupakan karya sendiri, orisinil, dan belum pernah di publikasikan sebelumnya.
  • Karya tidak mengandung unsur pelanggaran hak cipta.
  • Theme Song competition ini tidak dipungut biaya.
  • Durasi Theme Song maksimal 5 menit
  • Karya yang sudah di kirimkan menjadi hak dan tanggung jawab panitia.

Tata Cara Pelaksanaan

  • Setiap Peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari 1 karya.
  • Menggunakan lirik yang sudah diputuskan panitia.
  • Kirimkan karya kealamat surel asborangers.ipmjateng@gmail.com dengan subjek judul Nama (spasi) asal pimpinan (spasi) MUSYWILTHEMESONGCOMPT. (format file) rar dan mecantumkan nama serta nomer HP dibadan surel.
  • Format Pengiriman Karya :
  • a. Melampirkan theme song dengan format Mpeg Layer 3 (Mp3) dengan kualitas audio layak dengar sesuai standar studio Rekaman
  • b. Bit-rate saat render 320 Kbps

Theme Song Muswil XXIII IPM Jawa Tengah

Judul : Kita berdaya
Cipt : PWIPM Jateng 2017-2019

Lalui tantangan, kuatkan ikatan
Selami proses, menjalin ukhuwah
Menangkis ego, membentuk kesucian
Untuk Muhammadiyah, jihad fisabilillah
Beribu coba terus kita lampaui
Berkarya nyata dan terus memberi
Tinggalkan tanda sebagai bukti
insan beradab diridhoi illahi
Reff:
Pelajar Muhammadiyah
Pejuang peradaban
Berdaya sebagai Insan
Bersua untuk ikatan
Bersua untuk ikatan
Kitalah generasi
Bergerak setulus hati
Menorehkan tinta suci
Sebagai poros kemajuan sejati

Kriteria Penilaian

Dalam theme song competition ini, kriteria penilaian
meliputi: harmonisasi, aransemen, struktur lagu, progresi akor, melodi lagu, vocal serta penguasaan instrument.

Narahubung

Intan – 085717791846
Agam – 085647817595

Sayembara Logo Musywil XXIII IPM Jateng

Sayembara Logo Musywil XXIII IPM Jateng

Persyaratan Umum

  • Peserta adalah Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah, dibuktikan dengan KTA IPM/Kartu Pelajar/KTM/KTP.
  • Karya yang dibuat merupakan karya sendiri, orisinil, dan belum pernah di publikasikan sebelumnya.
  • Karya tidak mengandung unsur sara atau pornografi.
  • Karya tidak mengandung unsur pelanggaran hak cipta.
  • Sayembara ini tidak dipungut biaya.
  • Karya yang sudah di kirimkan menjadi hak dan tanggung jawab panitia.

Unsur Visual

  • Nama kegiatan : MUSYWIL XXIII IPM JATENG / Musyawarah Wilayah XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah.
  • Memunculkan identas lokal dan ciri khas Kabupaten Tegal sebagai tuan rumah penyelenggaraan, yaitu : POCI & ITIK (pilih salah satu).

Tata Cara Pelaksanaan

  • Peserta berusia < 24 Tahun, dibuktikan dengan kartu identitas
  • Like Halaman fb.com/@ipmjateng dan follow Instagram & Twitter @ipmjateng. Dibuktikan dengan screenshot.
  • Setiap Peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 karya.
  • Membuat filosofi/makna dari logo karyanya (ditulis dalam bentuk Microsoft Word).
  • Kirimkan karya kealamat surel media.ipmjateng@gmail.com dengan subjek judul KARYA-LOGO_(NAMA PESERTA) dan mecantumkan nama serta nomer HP dibadan surel.
  • Format Pengiriman Karya :
  • a. Melampirkan desain dengan format .CDR/.AI/.PSD (pilih salah satu) dengan format warna CMYK/RGB 300dpi.

Tahapan Seleksi

Tahap 1 (23 – 28 Desember 2018)

  • Pengiriman Karya.

Tahap 2 (28 – 30 Desember 2018)

  • Publikasi di Instagram dan Voting.

Tahap 3 (2 Januari 2019)

  • Pengumuman hasil voting dan keputusan dewan juri.

Narahubung

Intan – 085717791846
Zamghoni – 08979156600

Senam dan BAKSOS menjadi Pelengkap PKDTM 1 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara

Senam dan BAKSOS menjadi Pelengkap PKDTM 1 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara

KALIBENING- Ada yang unik dari SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, di Kalibening ini. Setelah siswa selesai melaksanakan Pelatihan Akhir Semester (PAS) Ganjil mereka mengadakan Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1 (PKD TM1). Waktu yang biasanya digunakan untuk Classmeeting atau refreshing lainnya untuk mengisi waktu luang sebelum pembagian rapor mereka ganti dengan diadakan kegiatan PKD TM1. Classmeeting tersebut tidak hilang sepenuhnya karena sebelumnya telah diadakan Classmeeting selama dua hari.

PKD TM1 ini diadakan selama 4 hari yaitu dari tanggal 10-14 Desember 2018 dengan tiga hari berada di SMA Muhammadiyah 4 dan yang satu hari di Desa Karanggondang, Kec.Kalibening. PKD TM ini diikuti oleh 110 peserta yang merupakan siswa kelas 10 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, di Kalibening dan ada tambahan 2 dari luar sekolah. Karena peserta yang tidak memungkinkan digabung menjadi satu, akhirnya peserta dibagi menjadi 4 ruangan. Dengan tema “Mencetak Kader yang Disiplin, Beriman, dan Berprestasi” diharapkan setelah selesai diadakannya Pengkaderan ini peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang didapatkan selama Perkaderan dikehidupan sehari-hari.

Selama PKD TM 1 satu berlangsung siswa digodok untuk diberikan berbagai macam materi, sekiranya ada kurang lebih 9 materi diberikan kepada peserta, yang terdiri dari : Ke-Islaman (Tauhid, Iabadah, Akhlaq), Kemuhammadiyahan, Ke-IPM-an (sejarah IPM, Kepribadian IPM), Kepemimpinan, Ke-Organisasi-an, dan Psycologi Remaja. Materi-materi tersebut disampaikan oleh para ahlinya, seperti materi Ke-Islaman disampaikan oleh bapak-bapak dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammdiyah (PCPM) Kalibening, Psycologi Remaja disampaikan oleh ibu-ibu dari Pimpinan Cabang Nasyi’atul Aisyi’ah (PCNA) Kalibening. Dan untuk materi selain itu diiisi sendiri oleh teman-teman Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muahmmadiyah (PD IPM) Banjarnegara.

Selain materi dalam ruangan, kegiatan dari PKD TM 1 ini juga meliputi : Sholat Tahajud, kajian Ayat, Hafalan surat pilihan, serta senam pagi. Peserta diwajibkan bangun jam 03.00 WIB untuk melaksanakan Sholat Tahajud, setelah itu mereka bersama-sama melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah, dan dilanjutkan Kajian Ayat sampai kira-kira pukul 06.00 WIB. Setelah itu peserta diarahkan menuju halam SMA Muhammadiyah 4 untuk melaksanakan senam bersana-sama. Senam ini tidak hanya diikuti oleh peserta saja, tetapi seluruh panitia dan fasilitator pendampiing juga mengikuti senam tersebut. Tujuan dari senam ini adalah untuk merefresh otak dan badan peserta yang terlalalu sering berkegiatan didalam ruangan, dengan adanya senam tersebut diharapkan dapat menghilangkan penat peserta, panitia, ataupun fasilitator pendamping. Teknis dari senam pagi ini adalah seluruh peserta senam diabariskan dengan rapi kemudian mereka melakukan gerakjan senam mengikuti instruktur senam yang berada didepan mereka.

Setelah senam mereka melaksanakan aktivitas mandi dan makan, lalu setelah itu mereka masuk ruangan kembali untuk diberikan materi. Selain itu semua, peserta juga wajib menyetorkan hafalan surat-surat pilihan kepada Imam of Trining (IOT). Peserta bisa menghafalkan dan setoran haflan disela-sela waktu luang.

Setelah tiga hari menjalani rutinitas PKD TM 1 yang sangat menyenangkan ini, makan di hari ketiga tepatnya Hari Rabu sore kita semua berangkat ke Desa Karanggondang, Kecamatan Kalibening untuk mengikuti Pengajian pada malam hari dan kegiatan Bakti Sosial (BAKSOS) di pagi harinya. Kita berangkat sekitar pukul 16.00 WIB menggunakan tiga macam kendaraan, ada yang menggunakan Mobil Pick up, Mobil Ambulance LAZIZMU, dan yang unik menggunakan Mobil Truck. Kita semua disana diinapkan diruma-rumah warga, ada sekitar 13 rumah yang digunakan untuk tempat penginapan, dengan 3 rumah untuk para ipmawan, 6 rumah ipmawati, 2 rumah untuk panitia, dan 1 rumah untuk fasilitator pendamping, serta 1 rumah untuk Guru SMA Muhammadiyah 4.

Masyarakat setempat dan peserta PKD TM 1 sangat antusias mengtikuti pengajian di malam hari walaupun dengan suasana hujan deras. Pengajian tersebut dimulai ba’da Isya bertempat di Masjid Al-Amaliyah Desa Karanggondang dan diisi oleh Ustad Rizky dari Madrasah Boarding School (MBS) SMA Muyhammadiyah 4 Banjarnegara di Kalibening.

Bakti Sosial Peserta PKDTM1 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, Kalibening

Pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB seluruh peserta, panitia, dan fasilitator pendamping diarahkan untuk mengikuti Bakti Sosial (BAKSOS). Kegiatan BAKSOS tersebut meliputi membersihkan sampah-sampah di jalan Desa Desa Karanggondnang dan membersihkan mushola/masjid. Untuk pembersihan mushola/masjid kita diarahkan kedalam dua tempat yaitu Mushola Ar-Rohma dan Masjid Al-Amaliyah. BAKSOS tersebut berakhir sekitar pukul 10.30 WIB

Dan setelah kegiatan BAKSOS peserta, panitia, dan pasilitator pendamping langsung diarahkan ke Masjid Al-Amaliyah untuk melamgsungkan Penutupan dari acara PKD TM 1 ini. Penutupan tersebut dihadirilangsung oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karanggondang, Bapak H.Erdi. Ramgkaian acar Penutupan terdiri dari Pembukaan, Sambutan-sambutan, Serah Terima Mandat, Penutup. Sambutan-sambutan terdiri dari pihak SMA Muhammadiyah 4 Kalibening, PRM oleh Bapak H.Erdi, dan serah terima mandat dari Master of Trining (MOT)dikembalikan kepada ketua panitia PKD TM 1. Dalam acara penutupan ini juga ada pembagian hadiah bagi peserta yang aktif dan kritis. Dan setelah penutupan selesai peserta diminta untuk foto bersama lalu, kemudiian diarahkan dan dangkut menuju ke sekolah.

Selesainya PKD TM 1 ini diharapkan pesereta dapat membenahi moral mereka menjadi lebih baik lagi, seperti halnya tutur dari Ketua Panitia PKD TM 1, Bagus Mizan Baktiaji “Harapan utama setelah PKD TM 1 ini adalah dapat mengubah sikap dan perilaku siswa yang dulunya masih minus akhlaqul karimah menjadi lebih baik lagi, yang dulunya sholatnya masih bolong-bolong semoga bisa menjadi full seta semoga dengan adanya PKD TM 1 ini dapat menambah wawasan siswa baik itu pengetahuan umum maupun religius”

Presiden Jokowi Apresiasi Karya IPM Jateng

Presiden Jokowi Apresiasi Karya IPM Jateng

ipmjateng.or.id, Sidoarjo – Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasiterhadap karya Ikatan Pelajar Jawa Tengah (IPM Jateng) yang mengcover laguAsian Games ‘Meraih Bintang’. Hal tersebut disampaikan pada saat PembukaanMuktamar XXI Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Universitas MuhammadiyahSidoarjo، Senin(19/11/2018).

Video garapan atas kerja sama antara bidang apresiasi, seni dan budaya (ASBO) dengan lembaga informasi dan media (LIM) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah ini mendapatkan apresiasi oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, disampaikan pada sambutan pembukaan Muktamar XXI IPM di Sidoarjo.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menuturkan bahwa dia menyaksikan tayangan di YouTube soal persiapan Muktamar XXI IPM.

“Saya juga lihat di YouTube videonya IPM daerah yang hadir di Muktamar ini. Banyak sekali yang kreatif. Saya lihat videonya IPM Jawa Tengah yang mengajak hadir ke Muktamar ini dengan cover lagu Asian Games ‘Meraih Bintang’. Ini menurut saya sangat kreatif sekali. Ada tidak yang bisa nyanyi? Jangan-jangan buat (video) tapi tidak bisa nyanyi.” Tutur Jokowi.

Selanjutnya Jokowi mengatakan “Saudara yang hadir di sini adalah generasi penerusnya, tapi Saudara tumbuh dalam suasana yang memang berbeda, yang hidup di dunia digital, sekarang semua anak-anak mudah pasti pegang smartphone. Semua saling  berkomunikasi dengan Facebook, Instagram, kita tahu itu.”

 “Banyak yang baik tapi tidak semua yang di internet dan media sosial berisi kebaikan, banyak ujaran kebencian, hoaks, bahkan ajaran-ajaran menyesatkan,” ujar Presiden.

Selain Presiden, hadir pula Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Natsir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Koordinator Staff Khusus Presiden Teten Masduki, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir serta pejabat lain yang terkait hadir di acara pembukaan muktamar. San(LIM IPM Jateng)