“PELATFALI PD IPM KLATEN: Peserta Dapat Menjadi Penggerak di Setiap Cabang dan Ranting”

“PELATFALI PD IPM KLATEN: Peserta Dapat Menjadi Penggerak di Setiap Cabang dan Ranting”

ipmjateng.or.id, Klaten – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Klaten melaksanakan kegiatan Pelatihan Fasilitator Fortasi (PELATFALIT) pada Sabtu, (15/6) – Minggu, (16/6) yang bertempat di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara.

Kegiatan PELATFALIT tersebut diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari perwakilan Cabang dan Ranting se-Kabupaten Klaten. Disini Peserta diberikan materi tentang Retorika (Managemen Kelas) dan Ice Breaking. Selain itu, setelah pelatihan tersebut selesaiakan dilanjutkan dengan Follow Up sebanyak tiga kali dengan harapan mereka dapat menjadi fasilitator yang mumpuni untuk tahun ini.

“PELATFALIT ini adalah bentuk persiapan kita untuk menghadapi Fortasi 2019 ini. Banyak sekali evaluasi yang kita dapati di Fortasi tahun lalu, apa lagi terkait ke Fasilitatoran. Harapannya, Outpun dari acara pelatfalit beserta follow up nya nanti adalah menghasilkan fasilitator fortasi yang mumpuni. Awalnya kami menargetkan peserta dalam PELARFALIT ini adalah sebanyak 100 peserta. Alhamdulillah menyadari target tersebut tidak melenceng terlalu jauh, dimana dari data persensi, terdapat 60 peserta peserta yang hadir”, Ujar Daei Aljanni selaku Ketua Panitia PELATFALIT.

Ketua Umum PD IPM Klaten, Arif Nugroho sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap nantinya fasilitator yang handal dan mumpuni ini dapat memperkenalkan Muhammadiyah kepada siswa baru,
Ini adalah kegiatan perdana kami dari PD IPM Klaten periode 2019/21 selepas Musyda ke 25 bulan april lalu. Tentunya di kegiatan perdana ini kami mengharapkan hasil yang maksimal, terlebih lagi untuk mempersiapkan fasiitator dalam Fortasi nantinya yang sudah menjadi agenda Tahunan. Di pelatfalit ini para peserta akan mendapatkan 2 materi yang cukup penting yaitu Retorika (Manajemen Kelas) dan Ice Breaking. Harapan kami di pelatfalit ini mampu terbentuk fasilitator fortasi yang handal dan tentunya dengan kuantitas yang lebih banyak dari pada tahun lalu, mengingat jumlah sekolah yang membutuhkan fasilitator cukup banyak, dan mengingat lewat fasilitator inilah para siswa nantinya dapat mengenal Muhammadiyah terlebih lagi IPM. Dan kami juga berharap lagi para eks pelatfalit ini nantinya mampu menjadi penggerak IPM di setiap Ranting dan Cabangnya”, Ujarnya. (Daei)

“Pelajar Muhammadiyah Harus Bisa Menjadi Perekat Bagi Kesatuan dan Pesatuan NKRI”

“Pelajar Muhammadiyah Harus Bisa Menjadi Perekat Bagi Kesatuan dan Pesatuan NKRI”

ipmjateng.or.id, Semarang – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah melakukan audiensi dan silaturahmi ke Markas Kepolisian Daerah (MAPOLDA) Jawa Tengah pada Jumat, 14 Juni 2019.

PW IPM Jawa Tengah di terima langsung oleh Kapolda Jawa Tengah bapak Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., Ada 2 agenda PW IPM Jateng saat berkunjung ke Mapolda Jawa Tengah, yang pertama silaturrahim memperkenalkan diri sebagai pengurus baru dan yang kedua menyampaikan hasil assessment PW IPM Jateng tentang permasalahan dan dinamika pelajar yang ada di Jawa Tengah.

Pada hari ini berkesempatan berkunjung ke Kantor Mapolda Jateng tidak lain dan tidak bukan dalam rangka berkoordinasi dan membangun kolaborasi untuk menciptakan Jawa Tengah Berkeadaban”, Ujar M. Nurul Huda Ketua Umum PW IPM Jateng.

Banyak sekali permasalahan pelajar di Jawa Tengah, tetapi ada 4 poin yg akhir-akhir ini menjadi permasalahan serius dan IPM Jateng harus segera merespon dengan tawaran-tawaran yang kongkrit dan solutif bagi pelajar-pelajar di Jawa Tengah, yaitu:

  1. Jawa tengah darurat narkoba
  2. Penyalahgunaan media sosial dengan hoax dan hate speech
  3. Pemahaman radikalisme dan ekstremisme
  4. Peningkatan Sumber Daya Manusia

Dari 4 permasalahan tersebut, usia pelajar sangat rentan menjadi sasaran. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan karakter, meningkatkan khazanah iqra’, dan meciptakan ruang-ruang kreatifitas bagi pelajar-pelajar di Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah bapak Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si juga berpesan kepada seluruh Pelajar muhammadiyah agar menjadi pelajar yang berpikir positif, inovatif dan kreatif agar bisa menjadi perekat bagi NKRI.

Saya menaruh harapan besar kepada pelajar di Jawa Tengah khususnya Ikatan Pelajar Muhammadiyah untuk menjadi pemuda Indonesia yang selalu berpikir positif, inovatif, dan kreatif. Juga menjadi pelopor peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menjadi perekat bagi kesatuan dan pesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Ujarnya. (Rohman)

PKM TM II PD IPM Grobogan : “Kalian Utusan Allah dalam Berdakwah Kepada Sesama Teman”

PKM TM II PD IPM Grobogan : “Kalian Utusan Allah dalam Berdakwah Kepada Sesama Teman”

ipmjateng.or.id, Purwodadi – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Grobogan melaksanakan Pelatihan Kader Muda Taruna Melati II (PKM TM II) yang bertempat di SMA Muhammadiyah Purwodadi pada Jumat (14/06) sampai Senin (17/06).


Pelatihan ini diikuti oleh 18 peserta yang merupakan kader-kader pilihan dari SMA/SMK Muhammadiyah se- Kabupaten Grobogan.

Mengangkat tema “Mewujudkan Kader IPM Menjadi Pelopor, Pelangsung, Penyempurna Amanah untuk Masa Depan IPM Grobogan”, peserta PKM TM II akan dibekali dengan materi-materi pilihan, yaitu Al Islam , Kemuhammadiyahan , Ke IPMan, Managemen Organisasi, Alat Analisis (SWOT), dan Tatacara Persidangan. Selain itu, peserta juga diasah dengan forum diskusi yang dilakukan setelah materi usai dan mereka juga diwajibkan untuk mengisi Kultum selesai Sholat Maghrib dan Sholat Shubuh selama pelatihan berlangsung .

“Harapan saya terhadap kalian dapat menyempurnakan amanah sekecil apapun. Karena amanah itu akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak”, Harapan Luthfi Sulton dari PD IPM Grobogan dalam sambutan pembukaan PKM TM II, (14/06).

kalian sebagai Rasul Allah dalam berdakwah disekolah masing – masing , arti Rasul yang saya maksud bukan berarti Rasul resmi, tetapi Rasul yang berarti Utusan. Kalian utusan dari sekolah masing – masing untuk menimba ilmu di Taruna Melati II (TM II) ini lalu mendakwahkannya kepada teman – temannya”, Ujar Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Grobogan Bapak Ir. Jati Purnomo, M.Si.

Diakhir sambutannya, ketua PDM Grobogan juga memberikan pokok pikiran Muhammadiyah kepada peserta “Muhammadiyah mempunyai empat pokok pikiran yaitu Tentang tauhid ,Bernegara ,Sumber hukum Al Qur’an dan Hadist, dan Menjunjung tinggi Agama islam hingga tercipta Masyarakat Islam yang sebenar – benarnya.”, Ujarnya. (REGA)

“Konsolidasi, Koordinasi, dan Kolaborasi antar PW IPM Jateng dengan Pemprov Jawa Tengah”

“Konsolidasi, Koordinasi, dan Kolaborasi antar PW IPM Jateng dengan Pemprov Jawa Tengah”

ipmjateng.or.id, Semarang – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah melakukan audiensi dan silaturahmi ke Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H. M.IP. yang bertempat di “Puri Gedeh” rumah dinas gubernur pada Selasa, 11 Juni 2019.

Selain Gubernur Jawa Tengah PW IPM Jateng juga ditemani bapak Siswadi Suryanto, S.H, M. Hum dan Prayitno Suryanto, SH dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL). Acara tersebut membahas Program Kerja PW IPM Jawa Tengah periode 2019/2021.

Ada beberapa hal yg menjadi bahan diskusi pada audiensi tersebut, diantaranya Jawa Tengah darurat narkoba, hoax, ujaran kebencian, radikalisme dan ekstremisme. Dari semua persoalan-persoalan tersebut sangat rentan mengarah ke anak-anak muda, lebih khusus adalah pelajar.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah M. Nurul Huda menyampaikan dalam diskusi tersebut bahwa bangsa Indonesia ini menjadi contoh negara yang damai.

Bangsa Indonesia dengan Umat Muslim terbesar di dunia haruslah menjadi contoh “Rahmatan Lil ‘Alamin” bagi negara-negara yang lain, terlalu mahal harga yang harus dibayarkan jika sampai terjadi perpecahan seperti negara-negara yang ada di Timur Tengah. Bahwa perlu adanya sinergitas dengan Pemprov untuk bersama-sama menjaga keharmonisan dan membangun Jawa Tengah Berkeadaban”, ujarnya.

Diakhir acara Gubernur Jawa Tengah bapak Ganjar Pranowo berpesan kepada IPM Jawa Tengah agar IPM Jawa Tengah agar menjaga kedamaian.

IPM Jawa Tengah harus bisa menyampaikan pesan perdamaian antar sesama, agar terciptanya Indonesia yang rukun dan saling menghormati satu dengan yang lain. Indonesia ini sangat beragam, maka dari itu ini menjadi tugas PW IPM Jawa Tengah“, ujarnya. (Rohman)

“Memperkuat Jalinan Silaturrahmi: PD IPM Rembang Adakan SADAR”

“Memperkuat Jalinan Silaturrahmi: PD IPM Rembang Adakan SADAR”

ipmjateng.or.id, Rembang – Guna memperkuat tali silaturrahmi, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Rembang mengadakan kegiatan bernama Safari Dakwah Ramadhan (SADAR). Kegiatan tersebut bertempat di empat Pimpinan Cabang (PC) IPM yang berbeda di Kabupaten Rembang dengan waktu pelaksanaannya yang tidak serempak. PC IPM tersebut adalah PC IPM Rembang (17/05), PC IPM Pamotan (24/05), PC IPM Gunem (28/05), PC IPM Lasem (01/06).

SADAR sendiri sebenarnya sangat simpel, disini PD IPM Rembang hanya mengisi kajian pada saat menjelang berbuka puasa. Tetapi hal tersebut tentu sangat berkesan, Dimana PD IPM sendiri dapat berkumpul dengan keluarga besar PC IPM serta bisa memberi motivasi yang bisa menumbuhkan semangat ber-IPM teman-teman PC IPM.
Materi yang disampaikan PD IPM Rembang tidak jauh dari seputar pentingnya bersilaturrahmi dalam sesam muslim.

Dengan hal tersebut mereka dapat memberikan pengertian bahwa silaturrahmi adalah hal yang paling mendasar dalam sebuah ikatan dalam membangun sebuah komitmen. Selain materi tersebut, disini PD IPM Rembang juga memberikan suntikan motivasi serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di PC IPM setempat.

SADAR ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi, memberikan motivasi agar tetap istiqomah dalam berorganisasi, terutama dalam ber-IPM. selain itu PD IPM rembang juga mendengarkan permasalahan yang mereka hadapi selama ber-IPM. Dan yang selalu kami tekankan adalah perinsip 3T, yaitu Tertib Beribadah, Tertib Belajar, dan Tertib Berorganisasi”, Ujar IPMawan Ahmad Turmudzi selaku Ketua Umum PD IPM Kabupaten Rembang. (Ari Widodo)

“PDPM II Brebes: Mencetak Dai Milenial yang Berkualitas”

“PDPM II Brebes: Mencetak Dai Milenial yang Berkualitas”

ipmjateng.or.id, Brebes – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Brebes telah mengadakan Pelatihan Dai Pelajar Muhammadiyah II (PDPM II) yang dilaksanakan pada Kamis-Sabtu, (30/5) – (1/6) di PAUD Mentari Sawojajar, Kecamatan Wanasari. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Se- Kabupaten Brebes.
Pembukaan PDPM II dibuka oleh PCM Wanasari.

Dalam sambutannya PCM Wanasari berpesan “Sebagai generasi milenial khususnya kalangan pelajar Muhammadiyah harus mampu berdakwah dalam dunia nyata dan dunia maya. Mengingat peluang di dunia maya yang cenderung lebih besar dikarenakan kebiasaan pelajar pada umumnya yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan bermedia sosial dengan gadget yang dimilikinya, maka dari itu media sosial dapat menjadi salah satu tempat strategis dakwah kita saat ini”. Harapan Ketua umum PD IPM Brebes dalam kegiatan PD PM II tersebut diharapkan dapat menghasilkan Dai dari kalangan pelajar yang mampu berdakwah baik di mimbar maupun di media sosial.

Selama 3 hari 2 malam peserta dibekali dengan materi-materi penunjang yang disampaikan oleh para pemateri. Materi-materi tersebut yaitu Akhlak Dai, Ibadah Praktis, Kemuhammadiyahan (Manhaj Tarjih Muhammadiyah), Metodologi Dakwah dan Desain Pamflet Dakwah. Materi tersebut menjadi bekal awal peserta untuk menjadi Dai usai kegiatan berlangsung. Selain materi, peserta juga diasah dengan forum diskusi yang dilakukan setelah materi usai. Selain itu, peserta juga wajib menghafal satu juz selama pelatihan berlangsung sebagai penutupan kegiatan di tempat tersebut. (Merlinda)