Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; force_gzip has a deprecated constructor in /home/ipmjaten/public_html/wp-content/plugins/force-gzip/force-gzip.php on line 51
Berita
Warning: A non-numeric value encountered in /home/ipmjaten/public_html/wp-content/themes/Divi/functions.php on line 5837
Lihat Sampah di Musywil IPM, Faizal dan Kawan-kawan Spontan Turun Tangan

Lihat Sampah di Musywil IPM, Faizal dan Kawan-kawan Spontan Turun Tangan

 ipmjateng.or.idTegal – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) merupakan organisasi pelajar Muhammadiyah yang selalu diharapakan dapat berkontribusi bagi bangsa dan Muhammadiyah. Menjadi kader IPM paling tidak harus membawa perubahan bagi lingkungan sekitar. Di samping itu, IPM harus menjadi teladan bagi para pelajar di sekitarnya.

Satu keteladanan terlihat di tengah-tengah acara Musyawarah Wilayah (Musywil) IPM Jawa Tengah, Jumat, (1/3/2019). Beberapa kader IPM terlihat sibuk membersihkan sampah-sampah di sekitar acara. Satu di antara pelajar itu adalah Faizal Jamaluddin.

Dijumpai reporter tabloidcermin.com, Faizal mengaku tergerak untuk membersihkan sampah secara spontan. Hal itu juga dilakukannya berdasarkan inisiatif sendiri.

“Saya dan teman-teman melakukan itu karena inisiatif sendiri. IPM harus membawa manfaat bagi sekitarnya,” ucap Kader IPM Margasari Kabupaten Tegal ini.

Di acara Musywil sebenarnya sudah ada petugas kebersihan sendiri. Namun, Faizal dan temen-temen IPM lainnya terlihat bersemangat membersihkannya.

Apa saja yang dilakukan Faizal dan kawan-kawan?

“Selain membersihkan, kami juga mengangkut gerobak sampah ke tempat pembuangan akhir di halaman belakang,” katanya.

Ketua PD IPM Kabupaten Tegal M. Sofiyudin menyampaikan pentingnya pelajar untuk selalu menjadi pelopor dalam segala hal kebaikan.

“Datang dengan kondisi bersih, maka pulang pun harus dalam kondisi bersih pula, seperti sedia kala,” katanya.

Mobil TNI AD Ikut Ramaikan MUSYWIL 23 IPM  Jawa Tengah

Mobil TNI AD Ikut Ramaikan MUSYWIL 23 IPM Jawa Tengah

ipmjateng.or.id, Tegal – Pembukaan Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) ke- 23 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah berlangsung meriah di Pendopo Amangkurat Kabupaten Tegal.(01/03/2019)

Keunikan dari MUSYWIL ke- 23 IPM Jawa Tengah ini adalah perjalanan ke tempat Pembukaan yang diangkut oleh mobil Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD). Peserta yang berjumlah 549 diangkut bergantian dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhmmadiyah Lebaksiu menuju ke Pendopo Amangkurat.

Kesan mereka ketika naik Mobil TNI AD adalah kagok dan seru, karena para peserta yang terdiri dari berbagi daerah berkumpul menjadi satu. Dari sana mereka menjadi akrab karena sering ngobrol terkait dengan perjalan mereka. Uniknya pada saat perjalanan banyak anak kecil yang melihat kearah mereka seola-olah rombongan tahanan.

Saat melihat anak kecil memancing dipinggir sawah mereka seolah-olah bernostalgia tentang masa kecil yanng menyenangkan. Selain itu, ada banyak pelajaran hidup yang dapat diambil salah satunya tentang menikmati sebuah perjalanan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Daerah (PD) IPM Kabupaten Rembang.

“Nikmati perjalanannnya maka kamu tidak akan kecewa. Setiap perjalanan itu harus dinikmati, termasuk perjalanan hidup” Ujar Ahmad Tumudzi

Lembaga Informasi dan Media (LIM) IPM Jawa Tengah

RESMI : Inilah Hasil e-Voting Formatur Musywil XXIII IPM Jateng

Tegal – Musyawarah Wilayah (Musywil) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah berlangsung lancar. Musywil yang diselenggarakan di komplek perguruan Muhammadiyah Lebaksiu kabupaten Tegal pada Kamis-Ahad, (28-3/3) menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya pemilihan formatur

Berikut ini hasil pemilihan formatur terpilih dengan menggunakan sistem e-voting.

  1. Nurul Huda 458
  2. M. Sofiyudin 424
  3. Ainur Rosyid 389
  4. Marina 388
  5. Slamet Puji 378
  6. Tri Bagus 354
  7. Zainuddin Qomari 339
  8. Moh. Ibnu Falah 296
  9. Rizky Dyani 263

Dengan jumlah pemilih sebanyak 558 peserta, dan suara sah sebanyak 534 suara (Riza)

Pembukaan Musywil 23 IPM Jateng Ramah Disabilitas

Pembukaan Musywil 23 IPM Jateng Ramah Disabilitas

ipmjateng.or.id,TEGAL – Pembukaan Musywil 23 IPM Jateng di Pendopo Amangkurat Kabupaten Tegal (1/3) terlihat sebuah keunikan. Pembukaan yang biasanya hanya dipandu oleh Master of Ceremony (MC), namun dalam acara tersebut ada seorang yang menjadi penerjemah bahasa isyarat. Dia adalah Firman dari PD IPM Banyumas.

Firman mempelajari bahasa isyarat sejak bulan Oktober 2018, ia mempelajari bahasa isyarat termotivasi karena ingin membantu teman tuna rungu dan membuat Indonesia ramah disabilitas.

“Jangan takutlah kepada teman-teman tuna rungu, karena kita sama dengan mereka, mereka juga punya bahasa. Kita hanya berbeda budaya saja”, ujar Firman saat diwawancarai oleh ipmjateng.or.id.

Firman belajar bahasa isyarat awalnya dari youtube kemudian memperdalamnya dengan cara bertemu dengan temanya dia yang tuna rungu di Purwokerto, menurut Firman supaya kita bisa menggunakan bahasa isyarat kita juga harus sering bertemu dengan teman-teman tuna rungu.

Lembaga Informasi dan Media (LIM) Jawa Tengah

Pakai Sistem e-Voting, Ini Daftar Calon Formatur PW IPM Jateng

Pakai Sistem e-Voting, Ini Daftar Calon Formatur PW IPM Jateng

ipmjateng.or.id Tegal – Pemilihan Formatur Musyawarah Wilayah (Musywil) IPM Jawa Tengah di SMK Muhammadiyah Lebaksiu, Kamis (29/2/2019) menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya pemilihan calon formatur.

Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Fajar Mustofa menuturkan, penetapan calon formatur telah dilaksanakan sesuai prosedur, mulai dari administrasi hingga kelengkapan berkas lainnya.

“Calon Formatur ditetapkan di sidang pleno 3, yakni laporan Panlih dan Penetapan Calon Formatur,” katanya.

Tim Panlih berasal dari unsur Pimpinan Wilayah dan Daerah berjumlah 5 orang yang ditetapkan pada saat Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpimwil) pada akhir tahun 2018 yang lalu.

Berikut ini daftar calon formatur PW IPM Jateng:

1. Arif Nur Faudin = PW IPM
2. Moch. Zainuddin Qomari = PW IPM
3. Tursiti = PW IPM
4. M. Nurul Huda = PW IPM
5. Moch. Ibnu Falah = PD IPM Purbalingga
6. Merlinda Krisdiyanti = PD IPM Brebes
7. Ivan Nur Rahman = PD IPM Jepara
8. Lail Usro Yusro = PD IPM Kudus
9. Yusuf Rohmat Yanuari = PD IPM Sukoharjo
10. Moh. Taufik Hasan = PD IPM Kota Surakarta
11. Ganis Khoirun Nisa = PD IPM Temanggung
12. Ahmad Yaki Almunna = PD IPM Temanggung
13. Rizky Dyani Purwaningtyas = PD IPM Banyumas
14. M. Sofiyudin = PD IPM Kab. Tegal
15. Fatekhah Herlyana Elsasari = PD IPM Pati
16. Tri Bagus Prasetyo = PD IPM Kota Pekalongan
17. Slamet Puji Widianto = PD IPM Wonosobo
18. Eka Faridah Wahyuningtyas = PD IPM Kab. Magelang
19. Marina Melani = PD IPM Kab. Magelang
20. Ainur Rosyid Adzikri = PD IPM Kab. Pemalang
21. Agus Saepudin = PD IPM Cilacap

Adapun proses pelaksanaannya nanti dengan menggunakan sistem e-voting dengan jumlah pemilih sebanyak 549 kader IPM se-Jawa Tengah. Dengan e-voting diharapkan bisa menjadi lebih efektif dan efesien serta dapat mewakili pemilih dari masing-masing daerah. []

Reporter : Riza
Editor : M. Arif

Musywil IPM Digelar Besok, Ini Harapan Erlan IPM Boyolali

Musywil IPM Digelar Besok, Ini Harapan Erlan IPM Boyolali

ipmjateng.or.id,Tegal – Musyawarah Wilayah XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah akan di gelar di kompleks SMP/SMK Muhammadiyah Lebaksiu, Jumat-Minggu (29-1/3/2019). Sebanyak 549 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah terlibat dalam kegiatan tersebut.

Reporter tabloidcermin.com berkesempatan wawancara dengan salah satu peserta Erlan Dwi Cahyo, pelajar kelas XII IPA Ponpes Muhammadiyah Manafiul Ulum Sambi Boyolali. Erlan menyampaikan beberapa hal terkait Musywul IPM tahun ini.

“Ikatan Pelajar Muhammadiyah harus menjadi pelajar yang sesungguhnya dan bisa mengamalkan keilmuanya sesuai tujuan IPM yaitu terbentuknya pelajar muslim yang berilmu, berakhlak mulia, dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” katanya.

Ketua KDI IPM Boyolali ini menyadari, pelajar Muhammadiyah harus giat berdakwah melalui media bisa media sosial atau secara lisan . Baginya, sudah saatnya pelajar Muhammadiyah kembali kepada Al-Quran dan As-Sunah.

Menurut Erlan, model dakwah yang harus di terapkan di zaman melenial ini ialah bisa mengemas dakwah yang kreatif.

“Di era modern saat ini Ikatan Pelajar Muhammadiyah jawa Tengah dihadapkan pada sebuah era percepatan informasi dan perubahan yang membuat IPM jateng harus mampu untuk mengikuti arus perubahan yang kuat sehingga di perlukan sebuah gerakan aksi karya nyata dengan ilmu,” jelas Erlan.

“Mari kita konsistensikan Pelajar Muhammadiyah melalui gerakan optimalisasi gerakan keilmuan, mendorong karya yyata menuju pelajar Jawa Tengah berkemajuan,” sambungnya.

Erlan berharap, Musywil XXIII IPM Jawa Tengah dapat menghasilkan keputusan yang bijak dan bisa dijadikan acuan untuk langkah gerakan di akar Rumput IPM , di Jenjang PD IPM, PC IPM dan PR IPM. []

Reporter : Hendra Apriyadi
Editor : M. Arif