ipmjateng.or.id, Tegal – Di sela-sela Musyawarah Wilayah (Musywil) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah selenggarakan juga seminar kebangsaan dengan tema “Pelajar Sebagai Kader Bangsa”. Seminar dilaksanakan di Pendopo Amangkurat Komplek Pemda Kabupaten Tegal, Jumat (1/3).

Salah satu pembicara Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto Anjar Nugroho memaparkan, pelajar harus memiliki intelegensi. Maksud dari intelegensi disini ialah memiliki integritas yang tinggi”.

Ciri-ciri pelajar yang memiliki intelegensi menurut Anjar ada tiga.Pertama, Cerdas. Hal ini menandakan bahwa pelajar harus selalu mempunyai ide baru, gagasan baru. Jika ada perubahan yang cepat maka cepat pula menyesuaikan diri.

“Perubahan yang dimaksud ialah perubahan dari era satu ke era selanjutnya,” tandasnya.

Kedua, pelajar harus politis. Maksudnya dari politis disini bukan politikus. Namun yang dimaksud dari politis disini ialah bisa memanfaatkan situasi untuk kebaikan, sebagai lawan dari politis yakni “Lugu”.

“Maka IPM jangan menjadi Lugu sebab, nantinya akan dapat dengan mudahnya diperalat hal ini karena politis itu penting agar bisa survive,” terang Anjar.

Ketiga, memiliki mental perubahan. Sikap mental yang harus ada pada setiap insan ialah harus menjadi orang yang siap untuk berubah. Maka Pelajar Muhammadiyah jangan cepat merasa puas di IPM, sebab jenjang perkaderan di Muhy Terus berlanjut. Bisa ke IMM, Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiatul Aisyiyah.

“Harapannya Kader IPM terus berkiprah di Muhammadiyah,”. pungkasnya.

Reporter : Riza
Editor : M. Arif