ipmjateng.or.id ,Brebes – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Brebes mengadakan Madrasah Advokasi yang diadakan pada tanggal 19-21 April 2019 di SMK Muhammadiyah Bumiayu. Dalam pelatihan yang dilaksanakan selama 3 hari ini, dikuti sebanyak 11 peserta yang berasal dari pimpinan cabang dan ranting se-Kabupaten Brebes.

Dengan tema “Menumbuhkan Kemandirian Pelajar Melalui Gerakan Nyata Advokasi” harapannya adalah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Brebes dapat memahami gerakan advokasi dan dapat mempraktekan secara langsung metode penanganan advokasi yang dipelajari selama mengikuti kegiatan.

Madrasah advokasi ini juga diharap sebagai ajang untuk mendalami bidang advokasi yang saat ini kurang di mengerti di tingkatan bawah kalangan pelajar khususnya pelajar Muhammadiyah .

Banyak sekali kasus penyimpangan yang masif dikalangan pelajar, yangg sebenarnya adalah persoalan klasik seperti merokok, membolos, dan bullying.
Ketua Bidang Advokasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Brebes juga menyampaikan pentingnya pelajar mandiri dan mengetahui advokasi itu sendiri.
‘‘Agar terciptanya kemandirian pelajar yg dapat memahami situasi dan keadaan sosial serta lingkungan ekologinya maka, para kader perlu dilatih juga di didik. Maka melalui madrasah advokasi ini saya berharap agen-agen advokasi IPM Brebes dapat berjuang Amar ma’ruf nahi mungkar’’ ujar Kabid Advokasi Ipmawati Isnaeni Rabbani.

Materi-materi yg disampaikan diharapkan dapat menyerap dan menjadi refleksi bersama agar pelajar pada umumnya serta pelajar Muhammadiyah pada khususnya tidak mudah tertindas oleh aturan yg tidak Pro-pelajar, dan juga menciptakan pelajar bernalar kritis terhadap permasalahan yang dihadapi pelajar era sekarang ini. (Isnaeni)

Kategori: Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *