ipmjateng.or.id, Klaten – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Klaten menyelenggarakan Musyawarah Daerah yang ke-25 yang dilaksanakan pada tanggal 26-28 April 2019 di SMP Muhammadiyah 1 Klaten. Selain pemilihan pimpinan IPM Klaten periode 2019-2021, Musyda juga merumuskan program kerja Pimpinan Daerah IPM periode 2 tahun mendatang.

Ketua PD IPM Klaten, Fajar Sidik Aryanto mengatakan secara resmi Musyda XXV dibuka Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten yang diwakili dari Majelis Pendidikan Dasar Menengah dihadira pimpinan ortom persyarikatan di Klaten dan perwakilan PW IPM Jawa Tengah. Musyawarah tersebut dihadiri 75 peserta yang terdiri dari 5 Pimpinan Cabang IPM dan 20 Pimpinan Ranting IPM se-Kabupaten Klaten. Musyda dilaksanakan untuk mengevaluasi kepemimpinan di PD IPM Klaten periode 2017-2019, merumuskan kebijakan PD IPM dan regenerasi kepemimpinan di tubuh PD IPM Klaten periode 2019-2021.

“Musyda kali ini menghadirkan tema mendorong karya nyata melalui gerakan komunitas”, tutur IPMawan Fajar selaku Ketua Umum PD IPM Klaten periode 2017-2019. Ia menjelaskan selain tiga agenda tersebut, panitia juga menggelar talk show dengan menghadirkan sejumlah nara sumber seperti Ketua Lazismu PDM Klaten, Phisca Aditya Rosyady sebagai ketua PCIM Korea Selatan sekaligus Dosen UAD.

“Diharapkan dengan semakin berat tantangan dakwah di era millenial seperti sekarang ini, seluruh kader IPM Klaten, khusunya pimpinan yang terbentuk dari hasil Musyda XXV mampu mengikuti arus perkembangan yang kuat dengan melakukan gerakan atau aksi nyata dengan ilmu serta komunitas yang terbentuk”, tuturnya.

Muhammad Nurul Huda, dalam memberikan sambutan menyampaikan terkait tema Musyda IPM Klaten ke-XXV yaitu “Mendorong Karya Nyata Melalui Gerakan Komunitas”, Musyda IPM Klaten kali ini memfokuskan pada gerakan keilmuan dan gerakan komunitas yang diharapkan kedepannya dakwah IPM dapat merangkul kader-kader sesuai dengan kegiatan yang disukai dan sering dilakukan dalam sebuah wadah, yaitu komunitas. Dengan adanya komunitas tersebut mereka dapat lebih bersemangat dalam berdakwah dan ber-IPM. Selain gerakan komunitas, keilmuan dan studentpreneur akan menjadi fokus IPM Klaten 2 tahun kedepan, tutur IPMawan Muh. Nurul Huda selaku Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah. Setelah melewati proses Musyda selama 3 hari berlangsung, maka terpilihnya nahkoda baru PD IPM Klaten periode 2019-2021, yaitu IPMawan Arif Nugroho sebagai Ketua Umum dan IPMawan Ramsi Sidik Sekretaris Umum, berdasarkan hasil Rapat Formatur.

Arif Nugroho dalam pidato Iftitah menyampaikan bahwa melalui gerakan komunitas seperti komunitas literasi, Rumah Baca, Maos Corner, dan yang lainnya dapat menarik minat pelajar. Terkait dengan gerakan studentpreanuer diharapkan ketika pelajar Klaten lulus sekolah atau kuliah tidak hanya mempunyai meandset untuk bekerja sebagai karyawan atau bercita-cita menjadi PNS, tetapi pelajar bisa berwirausaha atau mempunyai semangat membuka usaha baik secara personal maupun dalam organisasi. Dan dengan Studentpreneur diharapkan pergerakan atau dakwah IPM sendiri lebih mandiri dalam masalah financial, tutur IPMawan Arief Nugroho selaku Ketua Umum PD IPM Kabupaten Klaten periode 2019-2021. (Arif Nugroho)