ipmjateng.or.id, Semarang – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah melakukan audiensi dan silaturahmi ke Markas Kepolisian Daerah (MAPOLDA) Jawa Tengah pada Jumat, 14 Juni 2019.

PW IPM Jawa Tengah di terima langsung oleh Kapolda Jawa Tengah bapak Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., Ada 2 agenda PW IPM Jateng saat berkunjung ke Mapolda Jawa Tengah, yang pertama silaturrahim memperkenalkan diri sebagai pengurus baru dan yang kedua menyampaikan hasil assessment PW IPM Jateng tentang permasalahan dan dinamika pelajar yang ada di Jawa Tengah.

Pada hari ini berkesempatan berkunjung ke Kantor Mapolda Jateng tidak lain dan tidak bukan dalam rangka berkoordinasi dan membangun kolaborasi untuk menciptakan Jawa Tengah Berkeadaban”, Ujar M. Nurul Huda Ketua Umum PW IPM Jateng.

Banyak sekali permasalahan pelajar di Jawa Tengah, tetapi ada 4 poin yg akhir-akhir ini menjadi permasalahan serius dan IPM Jateng harus segera merespon dengan tawaran-tawaran yang kongkrit dan solutif bagi pelajar-pelajar di Jawa Tengah, yaitu:

  1. Jawa tengah darurat narkoba
  2. Penyalahgunaan media sosial dengan hoax dan hate speech
  3. Pemahaman radikalisme dan ekstremisme
  4. Peningkatan Sumber Daya Manusia

Dari 4 permasalahan tersebut, usia pelajar sangat rentan menjadi sasaran. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan karakter, meningkatkan khazanah iqra’, dan meciptakan ruang-ruang kreatifitas bagi pelajar-pelajar di Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah bapak Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si juga berpesan kepada seluruh Pelajar muhammadiyah agar menjadi pelajar yang berpikir positif, inovatif dan kreatif agar bisa menjadi perekat bagi NKRI.

Saya menaruh harapan besar kepada pelajar di Jawa Tengah khususnya Ikatan Pelajar Muhammadiyah untuk menjadi pemuda Indonesia yang selalu berpikir positif, inovatif, dan kreatif. Juga menjadi pelopor peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menjadi perekat bagi kesatuan dan pesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Ujarnya. (Rohman)